“Hattala Ije Nantu” Tampil Memukau dalam Pergelaran Infinity Fraternus 2026
| SDGs | SDGs 4 (Quality Education), SDGs 11 (Sustainable Cities and Communities), SDGs 17 (Partnerships for the Goals) |
| Started | 20 Mei 2026 |
| Ended | 20 Mei 2026 |
| Number of participants | 400 |
| Program Studi yang terlibat | Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Program Studi Desain Komunikasi Visual |
| Service Hours | 8 Jam |
| Beneficiaries | Mahasiswa, dosen, penonton, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan seni dan budaya |
| Location | Gedung Graha Tirta |
| Collaborator | Mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan, dosen pembina, panitia mahasiswa, dan tim produksi seni |
| Impact Scale | Regional |
Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan sukses menyelenggarakan Pergelaran Seni Pertunjukan ke-17 bertema Infinity Fraternus pada 20 Mei 2026. Kegiatan yang melibatkan mahasiswa Pendidikan Seni Pertunjukan ini menjadi wadah apresiasi seni sekaligus ajang pengembangan kreativitas mahasiswa melalui berbagai penampilan budaya dan pertunjukan artistik. Acara tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam karya seni yang mencerminkan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan pelestarian budaya Nusantara.
Pergelaran seni tahunan ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang seni, organisasi, dan manajemen pertunjukan. Mengusung tema Infinity Fraternus yang bermakna persaudaraan tanpa batas, kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga mempererat solidaritas antarmahasiswa dalam proses berkarya secara kolektif.
Sejak awal acara dimulai, suasana penuh antusiasme terlihat dari partisipasi mahasiswa yang terlibat sebagai penampil, panitia, penata artistik, penata musik, hingga tim dokumentasi. Berbagai penampilan seni tari, musik, dan teater dipersembahkan secara kreatif dengan mengangkat kekayaan budaya Indonesia. Salah satu penampilan yang mendapat perhatian penonton adalah penampilan bertema budaya Kalimantan berjudul Hattala Ije Nantu. Pertunjukan tersebut menampilkan perpaduan gerak tari tradisional, musik etnik, serta tata panggung yang artistik sehingga berhasil memukau para hadirin.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk belajar bekerja sama dan mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan. “Pergelaran ini bukan hanya tentang menampilkan karya seni, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa belajar bertanggung jawab, berorganisasi, dan menjaga kekompakan dalam satu tujuan bersama,” ujarnya.
Selain itu, pembina kegiatan juga memberikan apresiasi terhadap semangat mahasiswa dalam mempersiapkan acara. Menurutnya, proses latihan hingga pelaksanaan pergelaran menunjukkan dedikasi tinggi serta kemampuan mahasiswa dalam mengelola sebuah pertunjukan seni secara profesional. Ia menilai bahwa karya bertajuk Hattala Ije Nantu menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa mampu mengangkat budaya daerah menjadi sajian pertunjukan yang menarik dan edukatif.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta pertunjukan, tetapi juga sebagai penggerak utama jalannya acara. Mereka bekerja sama dalam menyusun konsep pertunjukan, mengatur teknis pelaksanaan, mempersiapkan kostum dan properti, hingga memastikan acara berjalan lancar. Semangat gotong royong dan komunikasi yang baik antarmahasiswa menjadi faktor penting dalam keberhasilan pergelaran tersebut.
Pergelaran Seni Pertunjukan ke-17 ini juga memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa maupun lingkungan akademik. Kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang kreativitas, kepemimpinan, kerja tim, dan manajemen pertunjukan seni. Selain itu, acara ini menjadi media pelestarian budaya Nusantara melalui pengenalan berbagai unsur seni tradisional kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri dalam berkarya dan mampu menjadi generasi muda yang aktif menjaga keberlangsungan seni budaya Indonesia.
Dengan terselenggaranya Infinity Fraternus, Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui kegiatan seni yang inspiratif dan edukatif. Pergelaran ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi positif yang memperkuat rasa persaudaraan serta kecintaan terhadap seni dan budaya di kalangan mahasiswa.




